Pengalaman Mahasiswa Mojokerto Berwirausaha Digital melalui Affiliate Marketing: Upaya Menuju Ekonomi Inklusif dalam SDGs dan Gig Economy
DOI:
https://doi.org/10.67409/gk5msv27Kata Kunci:
affiliate marketing, gig economy, ekonomi inklusif, SDGs, mahasiswa MojokertoAbstrak
Fenomena berkembangnya ekonomi gig (gig economy) di Indonesia mendorong lahirnya strategi ekonomi alternatif di kalangan mahasiswa, khususnya melalui pemanfaatan affiliate marketing berbasis platform digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi digital mahasiswa Mojokerto dalam mengakselerasi ekonomi inklusif melalui affiliate marketing sebagai bagian dari kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), Tujuan 2 (Tanpa Kelaparan), dan Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam (in-depth interview) terhadap 10 informan yang merupakan perwakilan dari 10 perguruan tinggi swasta di Kabupaten dan Kota Mojokerto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa affiliate marketing terbukti mampu meningkatkan pendapatan mahasiswa rata-rata sebesar Rp 1.790.000 per bulan, sekaligus memberikan dampak positif terhadap ekosistem UMKM lokal dan pertumbuhan ekonomi desa. Ditemukan pula bahwa praktik ini berkontribusi dalam menarik perhatian wisatawan internasional melalui konten promosi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gig economy berbasis digital berpotensi menjadi instrumen strategis pencapaian SDGs di wilayah semi-urban Indonesia
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dar El-Falah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. Articles are distributed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0), permitting unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original work is properly cited.

