SARUNG KE MODEST FASHION: NEGOSIASI KESALEHAN DAN MODERNITAS DALAM BUDAYA SANTRI

Authors

  • Zaenab Niswati Kamali Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan, Universitas Islam Tribakti Lirboyo Author
  • Mamluaturohmah Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan, Universitas Islam Tribakti Lirboyo Author

DOI:

https://doi.org/10.67409/5944p526

Keywords:

Identitas keislaman, santri, Modest Fashion, teori tribakti lirboyo

Abstract

Penelitian ini menganalisis transformasi gaya berpakaian mahasiswa berlatar pondok pesantren serta bagaimana perubahan tersebut dapat dihubungkan dengan sejarah perkembangan studi Islam di Indonesia. Studi dilaksanakan melalui kajian literatur (library research) yang menghubungkan nilai‐nilai tradisional pesantren, perkembangan studi Islam dari era klasik ke kontemporer, serta dinamika fashion Muslim modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa perubahan fashion mahasiswa pesantren bukan hanya soal estetika, tetapi juga mencerminkan reartikulasi identitas religius, modernitas, dan habitus keislaman yang terbentuk oleh lembaga pesantren dan perguruan tinggi. Fashion menjadi medium negosiasi antara kesalehan tradisional dan ekspresi keislaman kontemporer yang terbuka terhadap budaya global. Temuan ini memiliki implikasi terhadap pemahaman kurikulum studi Islam dan pembinaan karakter mahasiswa berlatar belakang pondok pesantren

Published

2026-07-03

How to Cite

SARUNG KE MODEST FASHION: NEGOSIASI KESALEHAN DAN MODERNITAS DALAM BUDAYA SANTRI. (2026). Dar El-Falah: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, Keagamaan, Dan Humaniora, 4(2), 73-83. https://doi.org/10.67409/5944p526