Membangun Budaya Kerja yang Inklusif dan Ramah Perempuan di Era Industri 4.0
Kata Kunci:
Budaya kerja, inklusif, ramah perempuan, era industri 4.0Abstrak
Era Industri 4.0 membawa perubahan besar pada dunia kerja, termasuk kebutuhan akan budaya kerja yang inklusif dan ramah perempuan. Budaya kerja ini penting untuk meningkatkan keadilan dan kesetaraan gender, meningkatkan kinerja dan produktivitas organisasi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadapi tantangan era Industri 4.0. Membangun budaya kerja inklusif dan ramah perempuan tidak mudah, karena ada beberapa tantangan yang dihadapi, seperti: stereotip dan bias gender, kurangnya dukungan dan kesempatan, pelecehan dan kekerasan di tempat kerja, ketidaksetaraan dalam akses teknologi, kurangnya kesadaran dan komitmen. Namun, dengan strategi yang tepat, organisasi dapat menciptakan budaya kerja yang inklusif dan ramah perempuan, seperti: memperkuat kepemimpinan dan komitmen, mendorong kesetaraan dan keadilan, meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan kerja-kehidupan, meningkatkan kesadaran dan pendidikan, memantau dan mengevaluasi kemajuan. Dengan membangun budaya kerja yang inklusif dan ramah perempuan, organisasi dapat menarik dan mempertahankan talenta terbaik, meningkatkan produktivitas dan profitabilitas, dan berkontribusi pada masyarakat yang lebih adil dan sejahtera

